Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2015

Not Feeling.

Assalamu’alaikum..

Mungkin cerita ini bermula dari obrolan kita di mobil sepanjang perjalanan pulang setelah menemui sponsor di daerah Tangerang Selatan. Saat itu kondisinya adalah sore hari dan lagi lelah-lelahnya tapi enggak untuk seorang cewek, yang gak akan capek kalo untuk urusan selfie, ngobrol atau gosip. Dua orang cewek di mobil yang kita tumpangi itu mengobrol mulai dari urusan kuliah, kelakuan keluarga, sampe artis-artis pun kebawa. Tapi ada salah satu obrolan itu yang gua dengerin kurang lebih seperti ini (bukan maksud nguping, tapi beneran kedengeran –v hehe) :

A : kenapa yah orang gila itu suka gak ngerasain sakit padahal kan liat aja tuh kakinya atau tangannya banyak yang luka? mungkin ada syaraf sakitnya orang gila putus
B : nah justru bagus, berarti dia gak usah ngerasain sakit hati tuh. Tapi seharusnya orang-orang jadiin contoh tuh, jangan bentar-bentar sakit ngeluh jadinya

Dari percakapan yang singkat tersebut, gua mengambil kesimpulan coba untuk tidak merasakan sesuatu (kurang penting) yang dapat menghalangi tujuan awal kita atau lebih mudahnya “Don’t make so many excuses
Sebenarnya sih inti dari tulisan ini gua cuma mau ngucapin so many thanks for youu guuuyss! yang ternyata peduli sama gua :” huhu terharuu.. dan share tentang not feeling tentunya :)

Jadi begini ceritanya..
sekitar beberapa minggu yang lalu gua dan teman-teman gua menjalani ritual akhir semester yaitu UAS. Nah disitu, tidak seperti temen-temen gua yang lain, gua dapat suatu berkah yaitu sakit pilek dan batuk. Alhasil, selama ngerjain soal-soal UAS tersebut, gua sering batuk-batuk dan izin ke kamar mandi *buatbuangingus. Disini gua mohon maaaf bangeeet buat temen-temen yang ngerasa terganggu -__-v

tapi sebenarnya sih gua biasa aja dikasih berkah tersebut, yah gua tetep belajar seperti biasa (lebih giat malah! karena inget nilai uts gua -- *&%#@) dan sebenarnya ada kisah dibalik berkah tersebut. Seperti ini:
H-3 sebelum UAS kita ada kuliah pengganti (diminggutenang!!) gua dan seorang temen gua lg ngomongin orang yang gak datang kuliah karena sakit. Dan abracadabra.. gua gak sengaja mengucapkan kata kuncinya yaitu “ah gua mah jarang sakit” dan langsung menambahkan “yaah, abis gua ucapin tuh kata kunci pasti langsung di kasih nih” dan teman gua cuma bilang  “haha kebiasaan deh lu, sombong sih
And its gonna be happen soon, tapi gua bersyukur ternyata Allah swt. masih sayang sama hamba-Nya yang satu ini (walaupun doa jelek yang terkabul, hehe) its fine, It can be lesson for me to keep my mouth and also keep my health :)

Oiya balik lagi ke cerita awal tadi, yah selama hampir 2 Minggu menjalani UAS, gua selalu ditemenin berkah tersebut. Yah berkah, layaknya berkah sebenarnya. Dari berkah tersebut, ternyata gua bisa tahu bahwa ternyata ada beberapa teman yang cukup care sama gua, hihi J
Yah beberapa kata yang nunjukin kecare-an mereka “lu lagi sakit yah? Kok biasa aja sih. coba kalo gua udah pasti guling-gulingan gatau gimana gitu” then “tuh liat aja, suaranya udah sampe bindeng gitu” then “rizka kamu lagi sakit yah?” and then “iya lagi sakit yah?”
Duuh, jadi tiba-tiba terharu gitu kalo inget-inget waktu mereka ngucapin itu (haha, maaflebay--v)

Yeah, actually I dont give them a smile or even thanks for caring me. Cause I just dont take a mind (not feeling) about my illness at all last day. But now on, when I remembered, I felt so fault. So in here, I wanna say thank youuu!^^ and also hopefully, you are always in good healthy guyys J


Omong – omong masih bulan Ramadhan, coba deh terapin not feeling di bulan puasa ini. InsyaAllah, puasanya lancar dan tetap produktif tentunya. HAPPY FASTING FELLAS !! J

Sabtu, 09 Mei 2015

LOVE or BE LOVED

Assalamu'alaikum...


LOVE or BE LOVED ?
love or be loved?
Anyway, it was really question. Which one do you choose?

Oke, pertanyaan itu pernah gua dapat waktu di kelas les bahasa inggris gua. From who? of course, from my teacher *the big man who always give us information –all information- whatever its important or not, but we use english on it. The man who always make us nervous –or just me?- with that spontant question almost every section. Thank Mr. Alamsyah, youre the best english teacher ever! Hopefully you always get good health and can reach your dream sir!!
Back to the topic..
so whats youre answer?

Senin, 19 Januari 2015

Hope or Wish?

Assalamu'alaikum :)

Baru-baru ini gua lagi memulai kembali untuk belajar TOEFL kenapa? ingat ada slogan ini >>> #liburanproduktif haha. Selain itu, kalian tahu ini 2015! yang gembor-gembornya AEC dan istilah lainnya, jadilah gua mesti kembali merajut hubungan dengannya-love youu english ♥ Alasan lain, karena beberapa program beasiswa dan event mengharuskan menyertai sertifikat toefl. So spiritfortoefltest!

Kembali ke judul Hope or Wish? Apa maksudnya?!
Begini, dalam dunia per-toeflan ternyata kedua verb tersebut mempunyai perbedaan arti atau kegunaan. Look at this:

sumber: Cliffs TOEFL preparation guide

atau jika gua persingkat sebuah kata hope digunakan ketika harapan ada kesempatan untuk tercapai, sedangkan wish itu hanya sekedar angan-angan atau sulit bangeeet tercapai.

Lantas kenapa ada istilah wish you all the best ? nah kalo ini gua juga belum tau .-.

Tapi kalo kita translate artinya kurang lebih harapanmu adalah yang terbaik dan ini agak aneh kalo kita sering ngucapin saat orang-orang ulang tahun yang maksudnya bukanlah doa dan bahkan kita meng-iyakan bahwa harapan terbaiknya itu hanyalah angan-angan..

Jadi solusi dari gua, sebaiknya kita gunain ganti katanya dengan hope you all the best atau hopefully untuk mendoakan orang-orang di hari spesialnya tersebut :)